You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Waetina
Desa Waetina

Kec. Waelata, Kab. Buru, Provinsi Maluku

Selamat Datang di Wabsite Resmi Pemerintah Desa Waetina -- selengkapnya...

Kemenag Buru: Desa Waetina Jadi Contoh Sinergi Nyata Bangun Kerukunan Umat Beragama

Nadia Anggraini 13 Juni 2026 Dibaca 2 Kali
Kemenag Buru: Desa Waetina Jadi Contoh Sinergi Nyata Bangun Kerukunan Umat Beragama

Desa Waetina : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha, Abdul Hasan Karepesina, S.Ag., menegaskan bahwa Desa Waetina merupakan bagian dari program sinergitas bersama antara Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Pemerintah Daerah dalam membangun model kerukunan terbaik di Kabupaten Buru.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui konfirmasi Humas Kemenag Buru usai kegiatan peresmian Tugu Sadar Kerukunan di Desa Waetina, Kecamatan Waelata, Minggu (12/4/2026).

“Desa Waetina merupakan bagian dari program sinergitas antara Kementerian Agama, FKUB, dan Pemerintah Daerah. Ini adalah langkah bersama dalam menghadirkan contoh nyata desa sadar kerukunan yang dapat menjadi rujukan di Kabupaten Buru,” ungkap Abdul Hasan Karepesina.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan membangun harmoni di Waetina tidak terlepas dari peran aktif para penyuluh agama lintas agama yang secara konsisten melakukan pembinaan dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

“Penyuluh agama dari berbagai latar belakang, baik Islam, Kristen, Hindu, maupun agama lainnya, menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat, membangun kesadaran, serta memperkuat nilai toleransi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persaudaraan lintas iman.

Program ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi terus berjalan melalui kegiatan pembinaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Kerukunan tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang yang melibatkan komitmen bersama. Di Waetina, kita melihat bagaimana sinergi itu berjalan dengan baik, dari pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap, Desa Waetina dapat terus berkembang sebagai pusat pembelajaran kerukunan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Buru dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Harapan kami, Waetina tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar menjadi model percontohan yang bisa direplikasi di wilayah lain. Ini adalah investasi sosial untuk masa depan daerah yang lebih damai dan bersatu,” tutupnya.

Melalui sinergitas yang kuat antara Kementerian Agama, FKUB, Pemerintah Daerah, dan peran aktif penyuluh agama lintas iman, Desa Waetina kini semakin meneguhkan diri sebagai representasi nyata moderasi beragama di Kabupaten Buru.

 

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 0,00 Rp 1.009.553.000,00
0%
Belanja
Rp 0,00 Rp 1.009.553.000,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 0,00 Rp 371.642.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 115.340.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 0,00 Rp 522.571.000,00
0%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 0,00 Rp 456.771.000,00
0%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 0,00 Rp 301.242.000,00
0%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 117.296.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 6.000.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 128.244.000,00
0%